Kegiatan
Duta Bahasa Nasional 2023
Diunggah oleh Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra - 26 September 2023
Semangat, idealisme, dan kepeloporan pemuda Indonesia pada tahun 1928 melalui gerakan Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 patut diteladani oleh generasi penerus bangsa guna senantiasa memupuk jati diri keindonesiaan. Kesadaran mereka terhadap pentingnya menempatkan bahasa Indonesia sebagai perekat bangsa merupakan wawasan yang amat visioner. Di tengah tantangan pergaulan antarbangsa yang kian bebas tanpa sekat, keanekaragaman suku bangsa serta budaya dan bahasa daerah justru seharusnya dapat menjadi modal untuk memperkuat jati diri bangsa. Akan tetapi, bangsa Indonesia masa kini cenderung abai terhadap modal kekuatan identitasnya sendiri. Sebagai akibat dari globalisasi dan otonomi daerah, timbullah gejala yang ekstrem dalam kehidupan masyarakat yang di satu sisi lebih membanggakan bahasa dan budaya asing, sedangkan di sisi lain terlalu mengagungkan identitas kedaerahannya. Gejala kehidupan seperti itu menunjukkan masyarakat yang belum sadar (literat) akan peran bahasa dalam kehidupan bangsa Indonesia.
Untuk mendayagunakan modal kekuatan jati diri keindonesiaan guna menjawab tantangan era global, diperlukan generasi yang mampu menyeimbangkan kedua pandangan yang sempit itu. Oleh karena itu, diperlukan barisan generasi muda yang cakap dan tangguh dalam mengawal dan memperkukuh jati diri bangsa dengan kekuatan bahasa dan sastra Indonesia dan daerah, serta menjadi penggerak literasi bahasa di tingkat lokal dan nasional. Pada saat yang sama, diperlukan pula pemuda-pemudi Indonesia yang sanggup memanfaatkan penguasaan bahasa asing guna memajukan bangsa.
Dengan berlandaskan pada pemikiran tersebut, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa sejak tahun 2006 menyelenggarakan Pemilihan Duta Bahasa. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan misi untuk senantiasa melahirkan kader-kader muda yang siap menerjemahkan dan menyelaraskan cita-cita pemuda Angkatan 1928 dalam tindakan nyata sesuai dengan dinamika perkembangan zaman. Pada tahun ini, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa akan kembali menyelenggarakan Pemilihan Duta Bahasa Tingkat Nasional yang akan dilaksanakan secara daring dan luring (tatap muka). Pemilihan Duta Bahasa Tingkat Nasional Tahun 2023 dimulai dengan pembekalan finalis, kemudian dilanjutkan dengan final pemilihan. Klimaks penyelenggaraan kegiatan ini adalah Acara Puncak Penganugerahan Duta Bahasa Tingkat Nasional Tahun 2023.
Sasaran:
Sasaran kegiatan ini adalah 62 orang finalis Duta Bahasa Bahasa Tingkat Nasional Tahun 2023 yang berasal dari 31 provinsi. Finalis tersebut merupakan pemenang terbaik I putra dan putri pada tingkat provinsi dari hasil pemilihan yang dilakukan oleh Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra (Provinsi DKI Jakarta) dan 30 UPT Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (balai/kantor bahasa).
Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Acara Puncak Penganugerahan Duta Bahasa Tingkat Nasional Tahun 2023 akan dilaksanakan pada Jumat, 29 September 2023 di Hotel Sultan, Jakarta

